APJII Sulsel Gelar FGD Bahas Pengembangan Internet Exchange di Sulut

APJII Sulsel Gelar FGD Bahas Pembentukan Internet Exchange di Sulut, Jumat (15/11/2019) / Dok. APJII 2019

MANADO – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, belum lama ini, Jumat (15/11/2019). FGD tersebut membahas pembentukan titik interkoneksi atau Internet Exchange di Sulawesi Utara (Sulut).

Agenda itu dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sulut, Jetty Pulu; Ketua Bidang Koordinasi dan Pengembangan Wilayah APJII, Zulfadly Syam; anggota APJII, dan para akademisi.

Dalam FGD itu, Ketua Bidang Koordinasi dan Pengembangan Wilayah APJII, Zulfadly Syam mengatakan, APJII sebagai organisasi internet terbesar di Indonesia harus menjadi creator internet Exchange. Dengan menjadi pembangun titik interkoneksi, kehadiran APJII akan berdampak terhadap seluruh pengguna internet di daerah tersebut.

Continue reading

Program Desa Internet Mandiri APJII Sejalan dengan Misi BAKTI

Ilustrasi Desa Internet

JAKARTA – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) mendukung penuh upaya Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam usahanya memeratakan akses internet di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah program APJII yakni Desa Internet Mandiri.

Program Desa Internet Mandiri merupakan salah satu program APJII untuk mendukung pemerintah dalam pemerataan akses internet. Di sisi lain, program ini merupakan inisiatif kerja sama penyediaan layanan internet broadband bagi masyarakat desa, yang memberikan internet berkualitas bagi warga desa dengan harga terjangkau, sekaligus memberikan keuntungan komersial bagi institusi milik warga desa atau Bumdes.

Nantinya di tahun 2020, APJII berharap sebanyak 20.000 desa mengikuti program ini. Sejauh ini, Desa Internet Mandiri sudah berjalan di Kabupaten Aceh Tengah, Banda Aceh, Sangihe, Jayapura, dan akan terus bertambah.

Continue reading

APJII dan Pemerintah Kabupaten Jayapura Teken MoU Desa Internet Mandiri

MoU APJII dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura, Sentani, Rabu (13/11/2019) / Dok. APJII 2019

JAYAPURA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) beserta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) berkerja sama dengan pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan Memorandum of Understanding (MoU) terkait desa internet mandiri sekaligus mengadakan sosialisasi literasi digital.

Penandatangan MoU APJII dengan pemerintah setempat dilakukan di Hotel Suni Garden, Jayapura pada Rabu, (13/11/2019). Dalam acara tersebut hadir Ketua Umum APJII, Jamalul Izza; Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, dan jajaran pemangku kepentingan terkait.

“Dengan MoU antara APJII dan Pemerintah Kabupaten Jayapura, akan semakin melebarkan jumlah penetrasi internet di Indonesia. Khususnya untuk wilayah Indonesia Timur. Terlebih, MoU ini menyasar ke desa-desa yang belum terjangkau internet di Jayapura,” ungkap Jamal.

Continue reading

APJII-IDNIC Akan Gelar Annual Meeting Member di Bandung

JAKARTA—Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) berkolaborasi dengan IDNIC kembali mengundang para anggota dalam gelaran anual meeting member untuk berdiskusi mengenai isu-isu terkini di bidang internet.

Acara yang akan digelar 20-21 November 2019 di Hotel Hilton, Bandung ini diperuntukkan bagi anggota APNIC yang terdiri dari ISP, lembaga pemerintahan, institusi pendidikan, maupun industri swasta.

Pelatihan dan Komunitas Unit IDNIC-APJII Mukhammad Andri Setiawan menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun jejaring antar anggota, memperkenalkan antara satu industri dengan industri yang lain, serta menciptakan peluang bagi anggota IDNIC untuk memberikan masukan bagi perkembangan internet.

“Para anggota juga juga bisa memberikan masukan untuk kebijakan IDNIC sebagai bagian dari internet registry Republik Indonesia,” ujarnya.

Continue reading

APJII Jogja dan Balmon Bantu Atasi Krisis Air di Gunung Kidul

Suplai air bersih sangat dibutuhkan warga untuk bertahan hidup / Dok. APJII 2019

YOGYAKARTA—Bencana kekeringan telah melanda sejumlah daerah di Yogyakarta selama beberapa bulan terakhir. Telaga dan sumber mata air yang selama ini menjadi tumpuan warga justru kering akibat kemarau panjang.

Melihat persoalan ini, APJII pengwil Yogyakarta bersama dengan Balai Monitoring (Balmon) Frekuensi setempat berupaya membantu meringankan beban warga tersebut.

“Kami membagikan 20 mobil tangki air bersih kepada para warga di Gunung Kidul untuk mengatasi bencana kekeringan ini,” ujar Ketua Pengurus Wilayah APJIII DIY Tigor Jonson.

Continue reading