Di acara Bukber APJII Sumsel, Sekjen Minta Anggota Berikan Layanan Terbaik

PALEMBANG – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) menyelenggarakan acara buka puasa bersama.

Acara yang digelar di ruang VIP RM Sri Melayu Demang Lebar Daun Palembang ini, dihadiri beberapa pemangku kepentingan terkait seperti anggota APJII Sumsel, Alumni Lemhanas RI, Balai Monitoring (Balmon), dan media massa.

“Alhamdulillah acara safari Ramadhan di Palembang ini berjalan dengan lancar,” ujar Ketua APJII Pengwil Sumsel, Sony Oktapriandi, Jumat (10/05/2019).

Dilanjutkan Sony, acara buka puasa bersama itu, turut dihadiri oleh Sekjen APJII Henri Kasyfi Soemartono dan Ketua Bidang Organisasi & Keanggotaan APJII Handoyo Taher. 

Menurut Sony, Sekjen APJII dalam acara tersebut juga berpesan kepada anggota ISP di Sumsel agar tetap menjaga layanan tetap prima.

“Sekjen meminta agar teman-teman APJII di Sumsel memberikan layanan prima kepada konsumennya,” ungkapnya.

Continue reading

APJII Bakal Paparkan Hasil Survey Internet Tahun 2018

Acara Ultah 23, Bukber, dan Pemaparan Hasil Survey APJII 2018 – Dok APJII 2019

JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) akan menggelar event yang paling ditunggu-tunggu oleh semua para pemangku kepentingan. Event ini adalah pemaparan tentang hasil survey dan perilaku pengguna internet tahun 2018 yang dilakukan APJII. Acara survey tentang pengguna internet ini memang telah menjadi agenda rutin APJII untuk mengetahui seberapa besar masyarakat di negeri ini yang sudah terkoneksi dengan internet.

Pada tahun lalu, APJII mengadakan survey pengguna internet untuk tahun 2017. Dari hasil survey itu, ditemukan bahwa pengguna internet di Indonesia meningkat menjadi 143,26 juta jiwa atau 54,68 persen dari 262 juta jiwa penduduk negeri ini. Sebelumnya, berdasarkan survei yang dilakukan APJII pada tahun 2016, jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 132,7 juta jiwa.

Continue reading

Selama April 2019, Kemkominfo Identifikasi 486 Hoaks

JAKARTA – Sebanyak 486 hoaks, kabar bohong, berita palsu berhasil diidentifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI selama bulan April 2019. Total jumlah hoaks yang dikais, diidentifikasi, diverifikasi dan divalidasi oleh Kemkominfo menjadi 1.731 hoaks pada periode Agustus 2018 sampai dengan April 2019.

Dari 486 hoaks selama April 2019 tersebut, terdapat 209 hoaks kategoti politik. Sehingga total hoaks kategori politik yang diidentifikasi,  diverifikasi dan divalidasi oleh Kemkominfo RI menjadi 620 hoaks.

“Hoaks politik antara lain berupa kabar bohong yang menyerang pasangan calon presiden dan wakil presiden, partai politik peserta pemilu maupun penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu,” ujar Plt Kepala Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu dalam keterangan persnya.

Continue reading

Dorong Adopsi IPv6, APJII Terbitkan Buku bersama PANDI, BRTI, dan Onno Center

Foto bersama saat acara peluncuran buku IPv6 di Jakarta, Rabu (24/04/2019) – Dok. APJII 2019

JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menerbitkan buku tentang IP versi 6 (IPv6) yang ditulis secara kolaboratif dengan pakar telematika Onno W Purbo, tim dari Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Buku ini bertajuk “IPv6 untuk Mendukung Operasi Jaringan dan Domain Name System,” yang diluncurkan pada kegiatan PANDI Meeting 10 di Jakarta, Rabu (24/4).

Jamalul Izza, Ketua Umum APJII, mengatakan buku ini merupakan pendamping sempurna bagi semua pihak untuk melakukan transisi dari jaringan berbasis IPv4 ke jaringan berbasis IPv6.

Pasalnya buku ini membahas secara tuntas langkah-langkah melakukan migrasi. Pihaknya berharap buku IPv6 ini bermanfaat bagi dunia internet Indonesia. Apalagi adopsi IPv6 di Indonesia masih lambat dibandingkan negara-negara lain di dunia.

Continue reading

APJII dan BSSN Gelar FGD Membahas Keamanan Siber

JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). FGD ini merupakan salah satu langkah konkret kerja sama antara APJII dengan BSSN. 

Menurut Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga APJII, Eva Marlina, FGD ini dilakukan agar nantinya ketika BSSN membuat kebijakan yang bersentuhan bisnis internet sesuai dengan kondisi di lapangan. 

“BSSN itu mengganggap partner mereka seperti ISP dan NAP yang dalam hal ini diwakili APJII merupakan garda terdepan dalam hal-hal terkait dengan bisnis internet. Oleh sebab itulah kami diundang untuk melakukan FGD bersama BSSN,” kata Eva.

Continue reading