BSSN Gandeng APJII Gelar Workshop Keamanan Siber

Ketua Umum APJII, Jamalul Izza memberikan sambutan dalam acara workshop yang digelar BSSN di Palembang, Sumsel, Rabu (9/6/2021) / Dok. APJII 2021

PALEMBANG – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Direktorat Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional BSSN menggelar Workshop Manajemen Risiko dan Cyber Security Maturity (CSM).

Dalam workshop ini, BSSN menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Tema yang diangkat dalam diskusi itu adalah Ancaman dan Kerentanan Siber di Internet Service Provider (ISP). Agenda ini digelar di Palembang, Rabu (9/6/2021).

Menurut Eva Marlina, Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga APJII, dalam workshop ini Ketua Umum APJII, Jamalul Izza dan Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional Badan Siber dan Sandi Negara, Intan Rahayu memberikan sambutan. Salah satu topik yang dibahas adalah peran APJII dalam penyelenggaraan keamanan siber pada sektor TIK.

“APJII sebagai organisasi internet terbesar di Indonesia, selalu aware terhadap perkembangan keamanan siber khususnya pada sektor ISP. APJII juga selalu mengingatkan kepada para anggota untuk betul-betul memperhatikan persoalan ini,” jelas Eva.

Sementara itu, Soni Oktapriandi, Ketua APJII pengurus wilayah (Pengwil) Sumatera Selatan menyebutkan banyak topik yang dibahas dalam acara workshop tersebut. Mulai dari peran APJII dalam keamanan siber, regulasi atau kebijakan keamanan siber di ISP.

“Kemudian pembahasan mengenai tren ancaman siber. Diskusi dalam workshop ini begitu komprehensif membahas segala sudut pandang. Kami berharap nantinya agar agenda ini bisa dilanjutkan kembali di masa mendatang,” ungkap Soni.

Hasil workshop dari diskusi yang digelar, bagi BSSN diharapkan dapat mengetahui profil risiko dan profil kematangan Penyelenggara Sistem Elekronik (PSE). Maklum saja, pertumbuhan bisnis internet di Indonesia terbilang cukup baik. Hal ini bisa dilihat dari jumlah ISP yang menjadi anggota APJII.

Bila pada tahun 2018 terdapat sebanyak 300 ISP yang bergabung menjadi anggota APJII, maka di tahun ini jumlahnya bertambah menjadi 500 ISP. Oleh sebab itu, wajar jika BSSN juga ingin mengetahui trend dan keamanan siber di tingkat ISP. Acara workshop ini digelar secara hybrid. Online dan offline. Untuk peserta maupun narasumber yang hadir telah memenuhi protokol kesehatan Covid-19.

1722total visits,4visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *