UMKM Didorong Lakukan Transformasi Digital

Ilustrasi Desa Internet

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan Pemerintah mendorong masyarakat memanfaatkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi itu secara produktif di sisi hilir atau hilirisasi.

Menurut Johnny, Pemerintah bersama dunia usaha, dan platform-platform digital mendorong betul agar soko guru ekonomi indonesia mendapat atau menjadi tuan rumah di negaranya sendiri. Menkominfo menegaskan bahwa Indonesia tidak menganut prinsip-prinsip overprotectionism, tetapi Pemerintah ingin untuk membangun dan mengembangkan produk-produk dalam negeri. 

“Apalagi saat ini, sudah ada 6,4 Juta UMKM yang berpindah ke ruang digital sampai Maret 2021. Menghadapi tantangan dan bisa meraup keuntungan yang jauh lebih besar daripada mereka berjualan secara offline,” ungkapnya. 

Pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas produksi, membantu distribusi, sekaligus kerja bersama untuk mengutamakan produk-produk dalam negeri sebagai tuan rumah di dalam negeri.

“Saya berulang kali menyampaikan UMKM dan Ultra Mikro (Umi) kita ini adalah penopang dan penyumbang 60 persen GDP nasional. Jadi, kita tidak ada pilihan lain selain memperkuat dan memberikan dukungan yang besar kepada UMKM Indonesia mulai dari sisi produksinya, distribusinya, termasuk ongkos kirim yang disubsidi dan peningkatan customer satisfaction untuk ke demand side-nya,” jelas Menteri Johnny.

Dia menyontohkan bagaimana produk lokal dalam negeri memiliki keunggulan yang bisa dikembangkan. Menurutnya, langkah yang perlu diambil bersama adalah keberpihakan kepada pelaku UMKM.

“Kita sudah melihat dalam tayangan tadi, produk kosmetik yang begitu hebatnya menyaingi kualitas produk-produk impor, kita mempunyai juga desain handycraft, tas-tas yang hebat, kehebatan-kehebatan daripada fashion baik desain maupun produk-produk garmen lokal tenunan lokal, tenunan ikat seperti jaket yang saya pakai ini adalah tenunan dari Nusa Tenggara Timur, tapi begitu disandingkan dengan produk jaket-jaket desain import misalnya, enggak kalah juga. Nah, ini berarti memang keberpihakan kita,” tuturnya.

Sementara itu, APJII sebagai asosiasi internet terbesar di Indonesia, pun mendorong UMKM untuk bisa melakukan transformasi digital. Maka dari itu, pihaknya getol memberikan akses di daerah tanpa jaringan internet (blank spot) melalui program Desa Internet Mandiri. Program ini menyasar desa-desa di luar daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

21854total visits,8visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *