Literasi Digital Kunci Perekat Persatuan

Peserta Seminar Literasi Digital SOHIB BERKELAS di Medan Melakukan Foto Bersama dengan Pemateri / Dok APJII 2018

MEDAN – Maraknya hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying bahkan penyebaran paham radikalisme melalui media sosial di Indonesia membuat para penggiat media sosial seperti selebgram, youtubers, dan lain sebagianya bergerak bersama. Mereka itu tergabung dalam Sahabat Cyber Indonesia (SCI).

SCI ini bertujuan mengampanyekan agar masyarakat Indonesia menjadi lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Salah satu kepeduliannya adalah membuat program SCI. Program SCI ini membuat pelatihan duta-duta sahabat cyber di daerah-daerah di seluruh Indonesia.

Sebagai tahap pertama, SCI bekerjasama dengan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan IndonesiaBaik.ID menggelar pelatihan SOHIB BERKELAS bertema: ‘Internet Sehat untuk Indonesia baik’.

Acara pelatihan itu dilakukan di di kota Medan pada Kamis, (19/7), dan dihadiri 300 siswa SMA se-kota Medan.

Acara ini di buka oleh Direktur Pengolahan dan Penyedia Informasi (Kemkominfo) Selamatta Sembiring. Dalam kata sambutannya, Selamatta menyampaikan bahwa acara ini baik bagi kaum milenial dan pelajar di Indonesia. 

“Kami dari Ditjen IKP Kemkominfo juga akan memberikan workshop tentang membuat konten positif, karena kaum muda harus lebih optimis dan banyak konten positif untuk persatuan bangsa. Kami akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini,” jelasnya.

Kemudian dalam acara itu, hadir juga beragam pemateri yang menjelaskan betapa pentingnya menggunakan media sosial dengan bijak. Seperti dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Saiful Arif yang menyajikan materi penerapan Pancasila.

Lalu, ada juga Miss Internet Indonesia 2017 Marsya Gusman, dan Al Akbar R sebagai Founder sekaligus Ketua SCI yang memberikan materi tips membuat konten positif berupa infografis serta video, strategi melawan hoax, ujaran kebencian dan radikalisme sekaligus strategi penerapannya.

Ketua Umum APJII, Jamalul Izza, nampak hadir dalam acara tersebut. Kata Jamal, acara ini adalah acara yang sangat positif dan baik dilakukan untuk anak-anak pelajar di Indonesia,

“Karena sekarang era digital, maka baik atau buruknya tergantung dari literasi penggunanya, pelajar salah satu pengguna aktif media sosial di Indonesia,” jelasnya. 

797total visits,5visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *