Tingkatkan Skill Pemasaran, APJII Bali Sambut Rencana Program Pelatihan

Safari Ramadan Pengurus Pusat APJII dengan Anggota di Bali / Dok APJII 2018

BALI – Persaingan usaha antarperusahaan Internet Service Provider (ISP) saat ini begitu kompetitif. Tak terkecuali di Bali. Kemarin pada Jumat (26/5/2018), saat pengurus pusat Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melakukan safari Ramadan di sana, banyak dari anggota APJII Bali yang mempertanyakan solusi dalam masalah persaingan usaha ini.

“Waktu itu muncul pertanyaan dari anggota terkait persaingan yang sehat dalam menjalankan bisnis ISP antaranggota APJII,” kata Ketua APJII Bali, I Gede Yudhatama.

Menurut pria yang akrab disapa Yudha ini, atas pertanyaan itu pengurus pusat merespon dan memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Solusi itu adalah pelatihan khusus bagi anggota untuk bidang sales dan marketing. Sejauh ini, diakui Yudha, pelatihan-pelatihan yang sering diadakan APJII lebih banyak dari sisi teknis teknologinya saja.

“Belum pernah pelatihan khusus di bidang sales dan marketing. Yang sudah pernah itu baru pengurus wilayah Jawa Tengah di tahun lalu,” jelas dia.

Solusi yang dicetuskan pengurus pusat APJII terkait pelatihan khusus di bidang itu pun disambut baik para anggota APJII di Bali yang hadir. Dalam acara itu, sebanyak 100 orang hadir dari 56 ISP anggota APJII Bali.

“Anggota sangat antusias terkait rencana ini. Apalagi sesuai dengan penjelasan Ketua Umum APJII pelatihan ini akan dirutinkan di semua wilayah,” katanya.

Pengurus pusat yang hadir pada acara tersebut adalah Ketua Umum Jamalul Izza; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Henri Kasyfi; dan Bendahara Agus Budi Raharjo. Pembahasan dalam agenda safari Ramadan itu, kata Yudha, membahas pula rencana Ketua Umum APJII mengoptimalkan untuk membantu para anggotanya mendaftar e-katalog LKPP.

“Dibantu pemberian informasi untuk daftar LKPP dan membantu anggota yang verifikasi e-katalog LKPP di Jakarta,” terangnya.

Selain itu, agenda selanjutnya adalah mendengarkan pemaparan kegiatan apa saja yang dilakukan oleh Miss Internet Indonesia tahun 2017 wilayah Bali. Sampai saat ini, Miss Internet ini telah banyak melakukan sosialisasi internet positif ke sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga ke Sekolah Menengah Atas (SMA). Acara sosialisasi itu bekerja sama dengan Diskominfo Provinsi Bali, Badung, dan Kota Denpasar.

137total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *