APJII Lakukan Talent Mapping 

JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memiliki program khusus untuk pencarian bibit unggul sumber daya manusia bidang ICT. Program yang direncanakan keberlanjutan itu diberi nama Talent Mapping. Talent Mapping ini sederhananya cara yang digunakan untuk mengukur minat dan bakat seseorang.

Menurut Kabid. Organisasi & Keanggotaan, Handoyo Taher, Talent Mapping berbeda dengan psycotest pada umumnya. Langkah ini menggali potensi sisi unggul atau kekuatan seseorang.

“Sedangkan sisi lemah tidak perlu digali atau diasah,” kata dia.

Yang menarik, lanjut pria yang akrab disapa HT, adalah untuk anak-anak sekolah, sejak dini dapat di pantau sisi keunggulannya sehingga dapat diberikan treatment khusus yang membuat anak tersebut menjadi makin berkilau.

Talent mapping ini pun tak sekadar memberikan manfaat satu arah semata. Melainkan pula bagi para anggota APJII sendiri. Kata HT, dengan adanya program ini, anggota APJII pun bisa menyerap tenaga kerja dari talent mapping ini.

“Saat ini anggota APJII berjumlah 380 anggota kalau saja setiap ISP ‘menyerap’ 10 karyawan setiap tahun maka diperlukan sebanyak 3800 tenaga ‘skill’ setiap tahun,” ungkapnya.

Sejauh ini, APJII baru melakukan di 2 SMK, yakni di SMK Wikrama Bogor dan SMK TIK Darussalam Medan.

“Sudah ada permintaan dari Kota Bogor untuk memetakan 10000 siswa SMK sekota Bogor. Tapi baru rencana dan kami sedang mendiskusikannya,” jelas dia.

641total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *